Brigetteshinta's Blog

March 30, 2011

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP MANUSIA

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 1:45 pm

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP MANUSIA

Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini telah membawa manfaat yang sangat penting bagi kemajuan kehidupan manusia. Berbagai macam kegiatan manusia yang sebelumnya dikerjakan oleh mereka, kini digantikan oleh perangkat mesin otomatis. Kedudukan manusia juga seolah-olah tergeser dengan adanya sistem komputer yang semakin canggih yang dapat menggeser kemamampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas yang dilakukan manusia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan manusia, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan kesejahteraan terhadap kehidupan manusia. Namun disamping itu, ada pula dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.

Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 1967 xxv) memberi arti teknologi sebagai” keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia”. Pengertian teknologi secara umum adalah:

a.       proses yang meningkatkan nilai tambah

b.      produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja

c.       Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan

d.      Sedangkan dampak adalah suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu . Jadi dampak

teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat buruk dalam kehidupan manusia.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.

Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada, bahkan banyak orang memuja teknologi informasi sebagai media yang akan membebaskan mereka dari segala permasalahan yang muncul di dunia ini. Teknologi informasi diyakini akan memberi umat manusia kesenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri lagi, namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan banyak masalah dan berbagai bentuk penyimpangan-penyimpangan bagi manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sama dengan kebenaran. Sebab teknologi informasi hanya mampu menampilkan kenyataan.

Tentu saja teknologi informasi tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu teknologi informasi tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan. Dampak positif dan dampak negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang:

1. Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:

  • Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
  • Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.
  • Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:

  • Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).
  • Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu.
  • Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
  • Kecemasan teknologi, Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.
  • Rusaknya modem internet karena disambar petir.

2. Bidang Ekonomi dan Industri

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:

  • Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
  • Terjadinya industrialisasi. Produktifitas dunia industri semakin meningkat
    Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
  • Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
  • Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi

Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain :

  • Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
  • Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

3. Bidang Sosial dan Budaya

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat :

  • Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
  • Meningkatnya rasa percaya diri Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras

Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya:

  • Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
  • Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
  • Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

4. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain :

  • Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
  • Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.

Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain :

  • Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
  • Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.

5. Bidang politik

Timbulnya kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.

By. Shinta mega (4pa05/10507310)

http://herdiagustina.blog.upi.edu/2010/11/03/dampak-teknologi-informasi-dan-komunikasi-terhadap-kehidupan-manusia/

http://www.e-dukasi.net/karyaanda/viewkarya.php?kid=16

http://lenijuwita.wordpress.com/2007/03/10

http://www.tekkomdik-sumbar.org/problematika_sptr_guru_24.html

February 22, 2011

SISDM/HRIS

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 9:10 am

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

 

A.   Definisi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) atau Human Resource Information System (HRIS)

 

Setiap organisasi khususnya perusahaan memerlukan data yang bersifat riil dari setiap tingkatan manajemennya. Data tersebut disusun dan dikelola dalam sebuah sistem informasi. Salah satu sistem informasi terpenting pada perusahaan adalah mengenai Sistem Informasi Sumber Daya Manusia/Human Resources Information System (SISDM/HRIS).

Human Resources Information System (HRIS) adalah program aplikasi komputer yang mengorganisir tatakelola dan tatalaksana manajemen SDM di perusahaan guna mendukung proses pengambilan keputusan atau biasa disebut dengan Decision Support System dengan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan.

Menurut Wikipedia.com, HRIS adalah sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. Sistem ini menggabungkan MSDM dengan teknologi informasi yang berupa software yang dapat membantu aktivitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan sistem pemrosesan data yang telah terstandarisasi dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP).

Di berbagai perusahaan kegiatan yang menggunakan HRIS biasanya dikerjakan oleh HRD yang dalam pekerjaannya merupakan penyeleksi dan rekrutmen karyawan, pelatihan dan pengembangan karyawan, penyusun manajemen kinerja dan karir.

Karakteristik informasi yang dipersiapkan dalam Sistem Informasi Sumberdaya Manusia adalah:

1.     Timely (tepat waktu)

2.    Accurate (akurat)

3.    Concise (ringkas)

4.    Relevant (relevan)

5.    Complete (lengkap)

 

Manajer dalam suatu perusahaan memerlukan informasi yang memiliki karakteritik-karakteristik di atas dalam mengambil suatu keputusan, agar keputusannya sesuai dengan standar dari perusahaan dan sesuai dengan keadaan perusahaan dan karyawan yang bekerja di dalamnya.
Fungsi HRIS memiliki empat kegiatan utama yaitu:

1.     Perekrutan dan Penerimaan (Recruiting and Hiring). SDM membantu menerima pegawai baru ke dalam perusahaan. SDM selalu mengikuti perkembangan terakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan yang sesuai.

 

2.    Pendidikan dan Pelatihan. Selama periode kepegawaian seseorang, SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.

 

3.    Manajemen Data. SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.

 

4.    Penghentian dan Admistrasi Tunjangan. Selama seseorang diperkerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan. Setelah penghentian, SDM mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan pegawai yang berhak.

 

Model HRIS dapat dilihat dari Input, Process dan Output.
INPUT HRIS terdiri atas 3 subsistem yaitu :

1.     SIA (Sistem Informasi Akuntansi). SIA menyediakan data akuntansi bagi HRIS sehingga database berisi gambaran yang lengkap dari sumber daya personil bail keuangan maupun non keuangan.

 

2.    Penelitian Sumber Daya Manusia. Bergungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus. Contoh: Penelitian Suksesi (succession Study), Analisis dan Evaluasi Jabatan (Job Analysis and Evaluation), Penelitian Keluhan (Grievance Studies).

 

3.    Intelijen Sumber Daya Manusia. Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi:

  • Intelijen Pemerintah.

Pemerintah menyediakan data dan informasi yang membantu perusahaan mengikuti berbagai peraturan ketenagakerjaan.

 

  • Intelijen Pemasok.

Pemasok mencakup perusahaan seperti perusahaan asuransi, yang memberikan tunjangan pegawai, dan lembaga penempatan lulusan universitas serta agen tenaga kerja yang berfungsi sebagai sumber pegawai baru. Para pemasok ini menyediakan data dan informasi yang memungkinkan perusahaan melaksanakan fungsi perekrutan dan peneriamaan.

 

 

  • Intelijen Serikat Pekerja.

Serikat pekerja memberikan data dan informasi yang digunakan dalam mengatur kontrak kerja antara serikat pekerja dan perusahaan.

 

  • Intelijen Masyarakat Global.

Masyarakat global menyediakan imnformasi yang menjelaskan sumber daya lokal seperti perumahan, pendidikan, dan rekreasi. Informasi ini digunakan untuk merekrut pegawai dalam skala lokal, nasional dan internasional, dan untuk mengintegrasikan pegawai yang ada ke dalam komunitas lokalnya.

 

  • Intelijen Masyarakat Keuangan.

Masyarakat keuangan memberikan data dan informasi ekonomi yang digunakan dalam perncanaan personil.

 

  • Intelijen Pesaing.

Dalam industri tertentu yang memerlukan pengetahuan dan keahlian yang sangat khusus, seperti industri komputer, sering terjadi perpindahan pegawai dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Beberapa perusahaan memandang pesaing mereka sebagai sumber pegawai baru yang baik, dan mengumpulkan informasi mengenai praktek personalia pesaing, dan mungkin informasi perorangan yang berpotensi untuk direkrut.

 

Kemudian dari model subsistem input HRIS dimasukkan ke dalam suatu database yang telah dirancang oleh perusahaan tersebut. Database HRIS bukan hanya data mengenai pegawai tetapi juga mengenai perorangan dan organisasi dilingkungan perusahaan.

OUTPUT HRIS terdiri atas 6 subsistem yaitu :

1.     Subsistem Perencanaan Kerja. Merupakan informasi yang dibutuhkan oleh manajer atas untuk merencanakan kebutuhan tenaga kerja dalam jangka pendek dan jangka panjang. Informasi ini meliputi informasi untuk analisis perputaran tenaga kerja (turnover), anggaran biaya tenaga kerja dan perencanaan tenaga kerja itu sendiri.

 

2.    Subsistem Perekrutan. Merupakan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pengadaan tenaga kerja secara eksternal maupun internal. Informasi-informasi ini diantaranya adalah informasi pasar tenaga kerja, penjadwalan wawamcara, perekrutan dan analisis rekruitmen.

 

3.    Subsistem Manajemen Angkatan Kerja. Merupakan informasi–informasi yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya manusia di dalam organisasi. Informasi–informasi ini meliputi informasi pelatihan, penilaian atau evaluasi kerja, evaluasi keahlian, karir, realokasi jabatan, suksesi, dan kedisiplinan.

 

4.    Subsistem Tunjangan. Merupakan informasi tentang penggajian dan kompensasinya yang meliputi kehadiran dan jam kerja, perhitungan gaji dan bonus, analisis kompensasi dan perencanaan kompensasi.

 

5.    Subsistem Benefit. Meliputi benefit yang diterima oleh karyawan. Benefit berbeda dengan kompensasi. Kompensasi lebih ke insentif yang dihubungkan dengan kinerja karyawannya, sedang benefit lebih ke manfaat tambahan yang diterima karyawan sepeti dana pensiun.

6.    Subsistem Pelapor Lingkungan. Informasi–informasi ini berhubungan dengankeluhan – keluhan, kecelakaan selam kerja, kesehatan karyawan dan lingkungan kerjanya.

 

Kesimpulan:

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (HRIS) adalah sebuah sistem berbasis komputer yang berfungsi mengatur, menganalisa dan mengelola sumber daya manusia sehingga diperoleh informasi yang tepat guna pengambilan keputusan. Dalam kegiatannya, HRIS mengelola dan menjalankan sistem administrasi SDM mulai dari perekrutan dan penerimaan, pendidikan dan pelatihan, manajemen data sampai dengan pemberhentian dan administrasi tunjangan. Sedangkan dalam penerapannya, terdapat model HRIS yang didalamnya meliputi subsistem input (berupa SIA, Penelitian SDM dan Intelijen SDM), serta Output (berupa Subsistem Perencanaan Kerja, Perekrutan, Manajemen Angkatan Kerja, Tunjangan, Benefit dan Pelapor Lingkungan. Semua hal tersebut dikerjakan dan dikelola oleh bagian HRD (Human Resource Development).

 

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_sumber_daya_manusia

http://www.scribd.com/doc/7260344/kuliah-11

http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia.

 

By. Shinta Mega P

4 PA05 (10507310)

December 13, 2010

Teori Iklan

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 3:26 pm

IKLAN

Iklan merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kita, terlebih lagi bagi para pelaku dagang. Di dunia perdagangan, iklan digunakan sebagai media untuk memasarkan produk ataupun meyampaikan kepada masyarakat. Dalam bahasa Inggris iklan disebut juga dengan advertisement, sedangkan perusahaan yag bergerak dalam dunia periklanan atau pembuatan iklan disebut advertising.

Iklan dapat diartikan sebagai berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak / orang ramai tentang benda atau jasa yang ditawarkan, atau dijual yag dipasang di media elektronik, maupun media cetak dengan tujuan untuk menarik perhatian dan mendorong atau membujuk pembaca iklan agar memiliki atau memenuhi permintaan pemasang iklan.

Untuk membuat iklan terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi yakni :

1.     Bahasa Iklan

a.    Menggunakan pilihan kata yang tepet, menarik, sopan, dan logis.

b.    Ungkapan atau majas yang digunakan untuk memikat dan sugestif.

c.    Disusun secara sigkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan.

2.    Isi Iklan

a.    Objektif dan jujur

b.    Singkat dan jelas

c.    Tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain

d.    Menarik perhatian banyak orang.

 

Menurut Paul Copley, advertising is by and large seen as an art-the art of persuation- and can be defined as any paid for communication designed to inform and / or persuade. Yaitu dimana iklan adalah sebuah seni dari persuasi dan dapat didefinisikan sebagai desain komunikasi yang dibiayai untuk menginformasikan dan atau membujuk.

Terdapat pula struktur yang diperlukan dalam pembuatan iklan menurut Widyatama, yang secara umum iklan dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu :

1. Headline

Yaitu pembuka untuk menempatkan posisi iklan.

2. Ilustrasi

Ilustrasi berperan sebagai eye catcher yang merupkan elemen berfungsi menarik, mengikat mata pengamat pada titik tertentu, untuk mengamati lebih dalam dan memahami isi dan maksud iklan tersebut. Ilustrasi merupakan terjemahan konsep posisitioning yang tidak mampu dterjemahkan secara verbal.

Model ilustrasi iklan dibagi menjadi dua jenis :

a. Concretizing , yaitu merupakan terjemahan ide secara nyata yang didasarkan ide-ide langsung.

b. Imagery, yaitu visualisasi ide-ide abstrak yang tidak memiliki “perwakilan ” bentuk-bentuk secara langsung yang dilakukan bila secara verbal konsep periklanan sulit untuk diterjemahkan.

3. Bodycopy

Yaitu yang fungsi pada umumnya berisi tentang penjelasan yang lebih rinci terhadap produk yang diiklankan. Bagian bodycopy menjelaskan apa saja mengenai produk yang diiklankan tanpa harus panjang lebar agar penikmat (audiens) penasaran dengan produk tersebut dan akhirnya mencari tahu dan membeli produk tersebut.

Sumber :

id.shvoong.com . Pengertian iklan.

 

Widyatama, Rendra. (2005). Pengantar Periklanan. Jakarta : Buana Pustaka Indonesia.

 

www.iklansiapa.com. Artikel definisi iklan.

 

 

 

October 31, 2010

LIMA “SMART PHONE” HTC

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 5:07 pm

Zaman makin modern, teknologi makin canggih begitu pula dengan handphone. Dulu, kita tidak mengenal adanya HP, yang kita tahu cuma telepon rumah. Kemudian hadirlah HP dengan bentuk yang masih sangat kuno, besar dan berat. Sewaktu HP pertama kali keluar untuk dipasarkan, bentuknya sangat besar dan memiliki tangkai di atasnya yang berfungsi sebagai antenna. Setelah itu, munculah HP yang masih berbadan besar, namun sudah tidak memiliki antenna yang panjang di atasnya, melainkan antenna ditanam di dalam bagian dari mesin HP. Zaman yang makin berkembang, mulailah bermunculan HP yang  secara fisik lebih ringan, tampilan lebih cantik, menarik dan ukuran lebih kecil. Tidak hanya secara fisik yang berubah, terdapat pula penambahan fungsi-fungsi lain di dalam HP, misalnya saja berungsi untuk menelepon dan SMS, tetapi juga mulai bermunculan HP-HP yang mempunyai fitur untuk berfoto, mendengarkan musik baik itu MP3 ataupun radio, merekam video, bisa dipakai untuk membuka jaringan internet, mempunyai fitur aplikasi untuk menonton TV, aplikasi untuk mengetik layaknya di computer, sampai dengan saat ini muncullah “Smart Phone” yang masih berbentuk HP, maupun “PC Tablet” yang berbentuk lebih besar dari HP, yang masing-masingnya memiliki sebagian besar fasilitas, fitur, dan aplikasi yang dimiliki komputer atau laptop.

Saat ini banyak sekali merek-merek HP yang sudah mengeluarkan HP jenis Smart Phone. Misalnya saja merek HTC yang akan mengeluarkan lima (5) produk terbarunya yang berupa Smart Phone, yaitu HTC 7 Trophy, HTC 7 Mozart, HTC 7 Surround, HTC 7 Pro, dan HTC HD 7. Kelima jenis ponsel ini telah dibekali seperangkat fitur unggulan kelas atas. Dengan menggunakan kelima jenis Smart Phone HTC ini, memungkinkan pengguna untuk memiliki akses ke bagian HTC dari marketplace dan download aplikasi HTC seperti Saham, Cuaca, Notes, Sound Equalizer, dan Windows, dan juga tidak lupa HTC memastikan bahwa integrasi antar perangkat buatannya. Kelima ponsel ini, dapat memilih ribuan judul lagu dan video melalui layanan terpadu Zune, sebuah pemutar multimedia buatan Microsoft. Hebatnya lagi, ponsel-ponsel tersebut dapat digunakan untuk memainkan game konsol video berkualitas dengan integrasi Xbox LIVE. Namun di balik beberapa kesamaannya itu, masing-masing ponsel memiliki beberapa perbedaan, misalnya saja perbedaan resolusi kamera, memori, layar, fitur musik, dan masih banyak lagi. (PULSA, 27 Okt 2010).

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan saya cantumkan spesifikasi dari masing-masing ponsel, yang saya lihat pada tabloid PULSA.

  • HTC 7 Sorround

Status              : Dipasarkan kuartal keempat 2010

Jaringan           : Quadband GSM 850/900/1800/1900 & HSDPA 850/1900/2100

Dimensi           : 11.97 x 6.15 x 1.3 cm

Berat               : 165 gr

Layar               : Capacitive touchscreen, 16M colours, 480 x 800 pixels, 3.8 inches

Kamera                        : 5 MP, 2592 x 1944 pixel, autofocus, LED flash, Video 720p

Memori Internal: 16 GB storage, 448 MB RAM, 512 MB ROM

Transfer Data  : GPRS Class 32, EDGE Class 32, 3G HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps

Konektivitas    : Wi-Fi 802.11 b/g/n ; Bluetooth v2.1 with A2DP, v2.0 microUSB

OS                   : Microsoft Windows Phone 7

Processor         : Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz

Messaging       : SMS, MMS, Email, Push Email

Browser           : WAP 2.0/xHTML, HTML

Fitur Lain         : Geo-tagging, accelerometer sensor or UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, 3.5mm audio jack, Dolby Mobile and SRS sound enchancement, A-GPS support, MP3/WAV/WMA/eAAC + player, MP4/WMV/ H.264/H.263 player, Facebook and Twitter integration, You Tube client, Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, OneNote, PDFviewer), Voice memo, Predictive text input.

Baterai             : Li-Ion 1230 mAh

  • HTC 7 Pro

Status              : Dipasarkan kuartal keempat 2010

Jaringan           : Quadband GSM 850/900/1800/1900 & HSDPA 1900/2100

Dimensi           : 11.75 x 5.9 x 1.55 cm

Berat               : 185 gr

Layar               : Capacitive touchscreen, 16M colours, 480 x 800 pixels, 3.6 inches

Kamera                        : 5 MP, 2592 x 1944 pixel, autofocus, LED flash, Video 720p

Memori Internal: 8 / 16 GB storage, 448 MB RAM, 512 MB ROM

Transfer Data  : GPRS Class 32, EDGE Class 32, 3G HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps

Konektivitas    : Wi-Fi 802.11 b/g/n ; Bluetooth v2.1 with A2DP, v2.0 microUSB

OS                   : Microsoft Windows Phone 7

Processor         : Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz

Messaging       : SMS, MMS, Email, Push Email, IM

Browser           : HTML

Fitur Lain         : Geo-tagging, face detection, Qwerty keyboard, accelerometer sensor or UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, 3.5mm audio jack, Dolby Mobile and SRS sound enchancement, A-GPS support, MP3/WAV/WMA/eAAC + player, MP4/WMV/ H.264/H.263 player, Facebook and Twitter integration, You Tube client, Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, OneNote, PDFviewer), Voice memo, Predictive text input, Digital Compass, Multi-Touch Input Method.

Baterai             : Li-Ion 1500 mAh

  • HTC 7 Mozart

Status              : Dipasarkan kuartal keempat 2010

Jaringan           : Quadband GSM 850/900/1800/1900 & HSDPA 1900/2100

Dimensi           : 11.9 x 6.02 x 1.19 cm

Berat               : 130 gr

Layar               : S-LCD Capacitive touchscreen, 16M colours, 480×800 pixels, 3.7 inches

Kamera                        : 8 MP, 3264×2448 pixels, autofocus, Xenon flash, Video 720p

Memori Internal: 8 GB storage, 576 MB RAM, 512 MB ROM

Transfer Data  : GPRS Class 32, EDGE Class 32, 3G HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps

Konektivitas    : Wi-Fi 802.11 b/g/n ; Bluetooth v2.1 with A2DP, v2.0 microUSB

OS                   : Microsoft Windows Phone 7

Processor         : Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz

Messaging       : SMS, MMS, Email, Push Email, IM

Browser           : HTML

Fitur Lain         : Geo-tagging, face detection, Qwerty keyboard, accelerometer sensor or UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, 3.5mm audio jack, Dolby Mobile and SRS sound enchancement, A-GPS support, MP3/WAV/WMA/eAAC + player, MP4/WMV/ H.264/H.263 player, Facebook and Twitter integration, You Tube client, Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, OneNote, PDFviewer), Voice memo, Predictive text input, Digital Compass, Multi-Touch Input Method.

Baterai             : Li-Ion 1230 mAh

  • HTC 7 Trophy

Status              : Dipasarkan kuartal keempat 2010

Jaringan           : Quadband GSM 850/900/1800/1900 & HSDPA 1900/2100

Dimensi           : 11.85 x 6.15 x 1.2 cm

Berat               : 140 gr

Layar               : S-LCD Capacitive touchscreen, 16M colours, 480×800 pixels, 3.8 inches

Kamera                        : 5 MP, 2560×1920 pixels, autofocus, LED flash, Video 720p

Memori Internal: 8 GB storage, 576 MB RAM, 512 MB ROM

Transfer Data  : GPRS Class 32, EDGE Class 32, 3G HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps

Konektivitas    : Wi-Fi 802.11 b/g/n ; Bluetooth v2.1 with A2DP, v2.0 microUSB

OS                   : Microsoft Windows Phone 7

Processor         : Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz

Messaging       : SMS, MMS, Email, Push Email, IM

Browser           : HTML

Fitur Lain         : Geo-tagging, face detection, Qwerty keyboard, accelerometer sensor or UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, 3.5mm audio jack, Dolby Mobile and SRS sound enchancement, A-GPS support, MP3/WAV/WMA/eAAC + player, MP4/WMV/ H.264/H.263 player, Facebook and Twitter integration, You Tube client, Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, OneNote, PDFviewer), Voice memo, Predictive text input, Digital Compass, Multi-Touch Input Method.

Baterai             : Li-Ion 1300 mAh

  • HTC HD7

Status              : Dipasarkan kuartal keempat 2010

Jaringan           : Quadband GSM 850/900/1800/1900 & HSDPA 1900/2100

Dimensi           : 12.2 x 6.8 x 1.12 cm

Berat               : 162 gr

Layar               : S-LCD Capacitive touchscreen, 16M colours, 480×800 pixels, 4.3 inches

Kamera                        : 5 MP, 2592×1944 pixels, autofocus, dual-LED flash, Video 720p

Memori Internal: 8 GB(for Europe) / 16 GB (for Asia) storage, 576 MB RAM, 512 MB ROM

Transfer Data  : GPRS Class 32, EDGE Class 32, 3G HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps

Konektivitas    : Wi-Fi 802.11 b/g/n ; Bluetooth v2.1 with A2DP, v2.0 microUSB

OS                   : Microsoft Windows Phone 7

Processor         : Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz

Messaging       : SMS, MMS, Email, Push Email, IM

Browser           : 2.0/xHTML, HTML

Fitur Lain         : Geo-tagging, face detection, Qwerty keyboard, accelerometer sensor or UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, 3.5mm audio jack, Dolby Mobile and SRS sound enchancement, A-GPS support, MP3/WAV/WMA/eAAC + player, MP4/WMV/ H.264/H.263 player, Facebook and Twitter integration, You Tube client, Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, OneNote, PDFviewer), Voice memo, Predictive text input, Digital Compass, Multi-Touch Input Method.

Baterai             : Li-Ion 1230 mAh

Kelima ponsel di atas, jika kita lihat secara sepintas, semuanya menampilkan design, dan fitur yang seragam. Hanya sedikit perbedaan di antara kelimanya, kelimanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya saja jika kita lihat dari spesifikasi yang sudah saya cantumkan di atas, dapat kita lihat bahwa diantara kelima ponsel pintar produksi HTC ini, hanya HTC 7 Mozart saja yang mengusung kamera 8 MP, karena keempat ponsel yang lainnya hanya membawa kamera dengan resolusi 5 MP. Begitu juga dengan memori. Kelima ponsel ini sama-sama tidak memiliki memori eksternal, namun diantara kelimanya, HTC 7 Trophy dan HTC 7 Mozart yang hanya dibekali memori sebesar 8 GB, sedangkan HTC 7 Pro, HTC Surround, dan HTC HD7 memberikan pilihan memori 8GB atau 16 GB sebagai paket bawaannya. Perbedaan yang terakhir yang sangat mencolok, dapat dilihat di HTC HD7. Layarnya yang super lebar 4.3 inchi, merupakan ponsel yang memiliki layar paling besar diantara yang lainnya. Terdapat lip kickstand di bagian belakang sebagai penahan. Sedangkan di HTC 7 Surround, di balik layarnya, terdapat slider yang jika digeser akan terlihat speaker eksternal yang besar. (PULSA, 27 Okt 2010).

October 15, 2010

MEMBANDINGKAN TEKNOLOGI INTEL ATOM PADA NETBOOK DARI BERBAGAI MACAM MEREK tugas aplikom 1a

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 4:33 pm

MEMBANDINGKAN TEKNOLOGI INTEL ATOM PADA NETBOOK DARI BERBAGAI MACAM MEREK

Di zaman yang semakin maju ini, sepertinya kehidupan kita tidak terlepas dari kemajuan teknologi. Contohnya saja handphone yang di zaman dulu memiliki antena, bentuk yang besar, dan juga tidak memiliki kamera kini bentuknya lebih praktis, tanpa antena yang panjang dan kini memiliki kamera dan juga fitur yang makin canggih.Begitu pula halnya dengan teknologi komputer. Dulu, komputer  mempunyai bentuk yang sangat besar, bahkan besarnya menyerupai lemari, namun kini semakin praktis dan efisien.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan sistem komputerisasi makin sering digunakan oleh banyak orang, bukan hanya di perusahaan dan rumah tangga, bahkan anak sekolahpun memerlukan komputer. Maka dari itu, PC yang kita kenal makin berkembang menjadi lebih praktis, agar bisa dibawa kemana saja untuk mempermudah pekerjaan, maka terciptalah notebook yang lebih sering dikenal dengan sebutan laptop di Indonesia. Setelah laptop tercipta, laptop masih terasa begitu besar dan berat, sehingga akhirnya terciptalah netbook atau yang dikenal dengan mini laptop untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sistem komputerisasi.

Netbook yang lebih kecil ukurannya serta lebih ringan kini menjadi dambaan dan incaran banyak orang. Netbook pada kebanyakannya mengadopsi Intel Atom sebagai prossesornya, ini dikarenakan ukuran dan kapasitas netbook yang lebih kecil dibandingkan PC maupun notebook.

Sekarang terdapat banyak sekali merek-merek PC yang juga memproduksi netbook dengan prossesor Intel Atom di dalamnya dan dengan spesifikasinya yang berbeda-beda dan juga harga yang berbeda-beda, diantaranya adalah :

 

 

 

 

  1. Axioo Pico PJM 812

 

Specification :              Intel® Atom TM N475 Processor (512K Cache, 1.83 GHz), 10” wide WSVGA TFT, 1 GB DDR3 RAM, 320 GB HDD, Wi-fi, Card Reader, WebCam, Isolated Keyboard, with 6 Cells Battery.

Yang di pasarkan dengan harga IDR 2,889,000,-

 

  1. Acer Aspire

 

Specification :  Intel® Atom TM N4550 Processor, 1.5 GHz, RAM 1 GB DDR III, HDD 160 GB Sata, WebCam 1.3 MP, Wi-Fi, LAN, Card Reader, display 10.1”, battery 6 cell, linux.

Yang dipasarkan dengan harga IDR 3,050,000

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Lenovo S10-3S

 

Specification :  Intel® Atom TM N470 Processor, 1.8GHz FSB 677 MHz, 1.0-2.0 GB DDR2 PC 5300, HDD 250 GB SATA 5400 RPM, 10.1” WSVGA, 6 cell battery, intel wireless BCM 4313, WebCam, Card Reader, Bluetooth, 3x USB.

Yang di pasarkan dengan harga IDR 3,490,000,-

 

  1. Asus eeepc 1015 p

 

Specification :  Intel® Atom TM Processor N450 , 1.66 GGHz, Memory 1 GB DDR 2, HDD 250 GB, Display 10.2”, Wi-Fi, LAN, Bluetooth, WebCam 1.3 MP, 6 Cell Battery.

Yang dipasarkan dengan harga IDR 3,500,000,-

 

 

 

 

  1. HP Mini 110-1177TU

 

Specification :  Intel® Atom TM Processor N280 (1.66 GHz, 512 KB, 667 MHz FSB), 1 GB DDR 2 RAM, 250 GB HDD 5400rpm, 10.1” SD LED Anti-Glare WideScreen Display, WebCam, 6 cell battery.

Yang dipasarkan dengan harga US$ 499

 

Karena kapasitasnya yang kecil, maka netbook lebih sering diisi dengan intel atom.

 

 

 

By. Shinta Mega

4 PA 05

October 10, 2010

konsep perilaku konsumen by shinta 4 pa 05

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 7:03 am

KONSEP KONSUMSI, KONSUMTIF, KONSUMERISME, DAN PERILAKU KONSUMEN

Pada dasarnya setiap manusia memiliki berbagai macam dalam hidupnya, mulai dari sandang, pangan, dan papan sebagai kebutuhan primer, sampai dengan pada kebutuhan sekunder dan tersiernya yang juga terasa tidak kalah penting dengan kebutuhan primer, seperti handphone, make up, transportasi, dan lain sebagainya.
Di dalam dunia perekonomian, tidaklah asing jika terdapat bahasan mengenai konsep konsumsi, konsumtif, konsumerisme, dan perilaku konsumen. Bahasan mengenai konsep ini, di dalam dunia ekonomi berguna agar para pelaku bisnis, wirausaha, dan pelaku dunia bisnis lainnya, dapat menentukan, mengontrol pangsa pasar, agar bisa mendapatkan strategi pasar yang baik dan mendapatkan keuntungan yang besar pula.
Namun dalam dunia psikologi, konsep ini digunakan untuk melihat sisi psikologis dari perilaku konsumen baik itu pembeli maupun pengguna jasa, dalam memilih dan pembelian barang, apakah konsumen membeli barang dikarenakan kebutuhannya yang memang mengharuskan para konsumen untuk membeli barang atau menggunakan jasa tersebut, ataukah hanya karena keinginan memiliki, atau bahkan karena gengsi semata.
Sebelum membahas tentang konsep dari perilaku konsumen ada baiknya jika kita mengerti tentang pengertian dari konsumen, konsumtif, dan konsumerisme terlebih dahulu.

A. Pengertian Konsumsi
Secara harafiah konsumsi adalah suatu aktifitas memakai atau menggunakan suatu prosuk barang atau jasa yang dihasilkan oleh para produsen. Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung.
Kegiatan konsumsi merupakan tindakan pemuasan atas berbagai jenis tuntutan kebutuhan manusia. Individu yang melakukan kegiatan konsumsi disebut juga konsumen.
Menurut Chaney konsumsi adalah seluruh tipe aktifitas sosial yang orang lakukan sehingga dapat dipakai untuk mencirikan dan mengenal mereka, selain (sebagai tambahan) apa yang mungkin mereka lakukan untuk hidup. Chaney menambahkan, gagasan bahwa konsumsi telah menjadi (atau sedang menjadi) fokus utama kehidupan sosial dan nilai-nilai kultural mendasari gagasan lebih umum dari budaya konsumen.

Contohnya : Menghabiskan makanan dan minuman, memakai baju, menonton TV.

B. Pengertian Konsumtif
Konsumtivisme merupakan paham untuk hidup secara konsumtif, sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan prestise yang melekat pada barang tersebut. Oleh karena itu, arti kata konsumtif (consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. Dalam artian luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.
Pengertian konsumtif, menurut Yayasan Lembaga Konsumen (YLK), yaitu batasan tentang perilaku konsumtif ysebagai kecenderungan manusia untuk menggunakan konsumsi tanpa batas. Definisi konsep perilaku konsumtif sebenarnya amat variatif. Tapi pada intinya perilaku konsumtif adalah membeli atau mengunakan barang tanpa pertimbangan rasional atau bukan atas dasar kebutuhan.

Contohnya : membeli handphone jenis terbaru, mengikuti trend dan membeli gadget yang sedang up to date.

C. Pengertian Konsumerisme
Terkadang, banyak yang mengatakan bahwa pengertian dari konsumtif sama dengan konsumerisme. Namun ternyata banyak pula tokoh-tokoh yang mengatakan bahwa konsumtif mempunyai makna yang berbeda dengan konsumerisme.
Seperti yang telah tercantum di atas, dapat kita lihat pengertian dari konsumtif, maka sekarang ada baiknya kita mengetahui pengertian konsumerisme yang sebenarnya.
Konsumerisme adalah kata dari bahasa asing yaitu consumerism. Menurut Encyclopedia Britanica, Konsumerisme sebagai gerakan atau kebijaksanaan yang diarahkan untuk menata metode dan standar kerja produsen, penjual dan pengiklan untuk kepentingan pihak pembeli.
Sedangakan menurut JJ. Sembiring, konsumerisme merupakan gerakan konsumen (consumer movement) yang mempertanyakan kembali dampak-dampak aktivitas pasar bagi konsumen. Dalam pengertian lebih luas, istilah konsumerisme, dapat diartikan sebagai gerakan yang memperjuangkan kedudukan yang seimbang antara konsumen, pelaku usaha dan negara dan gerakan tidak sekadar hanya melingkupi isu kehidupan sehari-hari mengenai produk harga naik atau kualitas buruk, termasuk hak asasi manusia berikut dampaknya bagi konsumen.
Dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia kontemporer (Peter Salim, 1996), arti konsumerisme (consumerism) adalah cara melindungi publik dengan memberitahukan kepada mereka tentang barang-barang yang berkualitas buruk, tidak aman dipakai dan sebagainya. Selain itu, arti kata ini adalah pemakaian barang dan jasa.
Budaya Konsumer
Pilliang mengemukakan bahwa: Kebudayaan konsumer yang dikendalikan sepenuhnya oleh hukum komoditi, yang menjadikan konsumer sebagai raja; yang menghormati setinggi-tingginya nilai-nilai individu, yang memenuhi selengkap dan sebaik mungkin kebutuhan-kebutuhan, aspirasi, keinginan dan nafsu, telah memberi peluang bagi setiap orang untuk asyik dengan sendirinya (Piliang, 1999, hal. 44).
Masyarakat yang hidup dalam budaya konsumer. Ada tiga perspektif utama mengenai budaya konsumer menurut Featherstone (1991). Tiga perspektif yang dimaksud adalah ; Pertama, budaya konsumer di dasari pada premis ekspansi produksi komoditas kapitalis yang telah menyebabkan peningkatan akumulasi budaya material secara luas dalam bentuk barang-barang konsumsi dan tempat-tempat untuk pembelanjaan dan untuk konsumsi. Hal ini menyebabkan tumbuhnya aktivitas konsumsi serta menonjolnya pemanfaatan waktu luang (leisure) pada masyarakat kontemporer Barat.
Kedua, perspektif budaya konsumer berdasarkan perspektif sosiologis yang lebih ketat, yaitu bahwa kepuasan seseorang yang diperoleh dari barang-barang yang dikonsumsi berkaitan dengan aksesnya yang terstruktur secara sosial. Fokus dari perspektif ini terletak pada berbagai cara orang memanfaatkan barang guna menciptakan ikatan sosial atau perbedaan sosial.
Ketiga, perspektif yang berangkat dari pertanyaan mengenai kesenangan/kenikmatan emosional dari aktivitas konsumsi, impian dan hasrat yang menonjol dalam khayalan budaya konsumer, dan khususnya tempat-tempat kegiatan konsumsi yang secara beragam menimbulkan kegairahan dan kenikmatan estetis langsung terhadap tubuh.

D. Pengertian Perilaku Konsumen
Di dalam dunia ekonomi, perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan individu yang melibatkan pembelian penggunaan barang dan jasa termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut sebagai pengalaman dengan produk, pelayanan dari sumber lainnya.
Selain pengertian di atas, terdapat pula berbagai pendapat dari kalangan ekonomi yang mengatakan bahwa perilaku konsumen merupakan tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Fokus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.
Dua wujud konsumen
1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.
2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

E. Pengaruh Lingkungan Terhadap Perilaku Konsumen
Pada akhirnya, yang banyak membawa pengaruh terhadap perilaku konsumen adalah lingkungan. Karena dengan adanya dorongan dari lingkungan, membuat individu dapat menjadi seseorang yang consumer, atau menjadi seorang yang mengkonsumsi sesuai kebutuhannya. Lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen antara lain adalaha keluarga, teman-teman, media massa, faktor pendapatan dan juga faktor yang datang dari dalam diri individu tersebut sendiri.

Sumber :
http://majidbsz.wordpress.com/2008/06/30/pengertian-konsep-definisi-pemasaran/
http://organisasi.org/perilaku-konsumen-ringkasan-rangkuman-resume-mata-kuliah-ekonomi-manajemen
http://www.indowarta.com/index.php?view=article&catid=102%3Aopini&id=310%3Abudaya-konsumerisme&option=com_content&Itemid=333
http://organisasi.org/pengertian_jenis_macam_kegiatan_ekonomi_arti_definisi_produksi_distribusi_dan_konsumsi_ilmu_pendidikan_ekonomi_dasar
http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen

January 2, 2010

sikap kerja dan kepuasan kerja seseorang

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 3:23 pm

Nama        : Shinta Mega Puspita

NPM                 : 10507310

Kelas        : 3 PA 05

SIKAP KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA SESEORANG

  1. A. SIKAP KERJA

Mana yang lebih penting, attitude atau skill? Mungkin jika saya diminta untuk memilih, saya akan memilih yang pertama. Karena sikap kerja yang positif merupakan prasyarat, tanpa itu sulit untuk kita dapat sukses di era yang kompetitif. Sikap merupakan faktor yang penting dalam karier, sikap termasuk faktor yang dapat mempengaruhi sukses karier. Bayangkan begitu sering sikap seseorang mempengaruhi persepsi anda terhadap mereka. Kesan pertama sering dinyatakan dengan ungkapan seperti -Dia mempunyai sikap yang sangat buruk- atau -Dia bersikap sangat baik kepada siapapun yang ditemuinya-.

Ketika jalan menuju ke tempat kerja, apa yang anda fikirkan? Apakah anda merasa senang karena anda mencintai pekerjaan anda? Apakah anda penuh dengan rasa jengkel karena benci dengan pekerjaan anda? Sikap anda terhadap kerja dapat berefek pada karier melebihi yang anda sadari.

Semua pekerjaan saling terkait, tetapi kebanyakan orang sulit memahami, pekerjaan mereka berasal dari mana dan akan ke mana. Mereka tidak melihat koneksi ini dalam proses yang lebih besar. Semakin seseorang paham dengan efek pekerjaannya terhadap orang lain, semakin besar kemungkinan mereka akan peduli.

Dewett menyarankan anggaplah diri sebagai bagian dari tim yang bekerja untuk mencapai sebuah tujuan. Bukan sebagai bagian yang terpisah dari sebuah mesin. Perhatikan hasil dari kerja keras anda dan mungkin anda akan menemukan alasan untuk lebih memperhatikan pekerjaan anda, kendati pun anda tidak mencintainya.
Ada baiknya jika anda fokus lalu akan beralih dari obsesi pada situasi saat ini, untuk merancang rencana riil dalam aksi, demi menciptakan situasi masa depan yang lebih baik.
Disisi lain, perspektif baru mungkin juga membuat anda menyadari,anda berada dimana. Jika anda benci dengan pekerjaan anda, ada baiknya perlu mengubah karier.

Menurut Dewett, meski pun berada dalam situasi profesional yang paling buruk, bagi orang yang berfikiran terbuka, banyak yang dapat dipelajari tentang bagaimana anda bisa sampai disana dan apa yang ada disana, yang dapat membantu anda untuk menghindarinya lebih baik di masa depan.

Dewett mengingatkan pegawai untuk memperhatikan cara untuk membuat keputusan sehingga mereka menyadari atau bahkan berpartisipasi dalam proses. Jangan mengorbankan kecintaan anda pada pekerjaan. Banyak orang yang pasti senang jika bisa berangkat kerja setiap pagi. Yang anda butuhkan adalah sudut pandang yang seimbang. Cintai pekerjaan anda, cintai perusahaan anda, gunakan network sehingga anda dapat mengikuti perkembangan terbaru dari hari ke hari yang dapat berefek pada anda dan unit kerja anda.

Untuk kepentingan, izinkan diri anda agar mempertimbangkan kemungkinan bahwa banyak yang bisa ditawarkan kepada pekerjaan anda, meskipun anda tidak akan kerja di sana sampai selamanya, biarkan fikiran anda rileks dengan menerima fakta, bahwa anda bisa melihat diri anda dalam posisi itu selama setahun atau dua tahun mulai dari sekarang. Anda akan kaget, betapa stresnya selalu pindah terus. Selain itu anda mungkin menyadari, anda menutup peluang-peluang untuk pertumbuhan karier dan pribadi dengan membuat diri anda setiap menit pindah kerja. Jika anda mendapatkan pekerjaan lain, anda dapat mempertimbangkan pro dan kontra menerima pekerjaan itu ketika berhadapan dengan keputusan, bukan karena anda selalu mencarinya.

Dari sikap kerja yang baik, maka karier yang Anda miliki perlahan – lahan akan turut naik. Dengan sikap kerja yang baik maka kita akan lebih mudah untuk mencapai kepuasan kerja dan peningkatan dalam karier karena kita dapat mencintai pekarjaan tersebut.

B . KEPUASAN KERJA

Ada beberapa definisi kepuasan kerja antara lain :

1. Kepuasan kerja berhubungan dengan sikap dari karyawan terhadap pekerjaan itu sendiri,situasi kerja, kerja sama, antar pemimpin dan sesama keryawan (Tiffin).

2. Kepuasan kerja merupakan sikap umum yang merupakan hasil dari beberapa sikap khusus terhadap faktor- faktor pekerjaan, penyesuian diri dan hubungan sosial individu di luar kerja (Blum) .

Ciri-ciri Pekerja yang Memiliki Kepuasan Kerja dan yang Tidak
Menurut Herzberg (1959),
ciri perilaku pekerja yang puas adalah mereka mempunyai motivasi untuk bekerja yang tinggi, mereka lebih senang dalam melakukan pekerjaanya, sedangkan ciri pekerja yang kurang puas adalah mereka yang malas berangkat ke tempat bekerja dan malas dengan pekerjaanya. Tingkah laku karyawan yang malas tentunya akan menimbulkan masalah bagi perusahaan berupa tingkat absensi yang tinggi, keterlambatan kerja, dan pelanggaran disiplin yang lainnya. Sebaliknya tingkah laku karyawan yang merasa puas akan lebih menguntungkan bagi perusahaan.

Menurut pendapat Gilmer faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah:
1. Kesempatan untuk maju, yaitu kesempatan untuk memperoleh pangalaman dan peningkatan kemampuan selama bekerja.
2. Keamanan kerja, yaitu sebagai penunjang kepuasan kerja dan keadaan yang aman sangat mempengaruhi perasaan karyawan selama bekerja.
3. Gaji, yaitu gaji lebih banyak menyebabkan ketidakpuasan, dan jarang orang mengekpresikan kepuasan kerjanya dengan sejumlah uang yang diperolehnya.
4. Perusahaan dan Manajemen yang baik adalah yang mampu memberikan situasi dan kondisi kerja yang stabil.
5. Pengawasan (Supervisi), bagi karyawan, supervisor dianggap sebagai figure ayah dan sekaligus atasannya. Supervisi yang buruk dapat berakibat absensi dan turnover.
6. Komunikasi, yaitu memahami dan mengakui pendapat ataupun prestasi karyawan sangat berperan dalam menimbulkan rasa puas terhadap pekerjaan.
7. Faktor intrinsik dari pekerjaan, yaitu atribut yang ada pada pekerjaan mensyaratkan ketrampilan tertentu.
8. Kondisi kerja, yaitu kondisi tempat, ventilasi, penyinaran, kantin, dan tempat parkir.
9. Aspek sosial dalam pekerjaan, merupakan salah satu sikap yang sulit digambarkan, tetapi dipandang sebagai factor yang menunjang puas atau tidak puas dalam kerja.
10. Fasilitas yang diberikan perusahaan seperti, rumah sakit, cuti, dana pensiun, atau perumahan merupakan standar suatu jabatan dan apabila dapat dipenuhi akan menimbulkan rasa puas

Sebenarnya bukan hanya dengan mencintai pekerjaan kita dapat mencapai kepuasan kerja, tetapi juga beberapa factor yang turut dipengaruhi oleh perusahaan, dapat mempengaruhi kepuasan kerja seseorang.

Ada kalanya kita akan merasa lelah ataupun jenuh dengan pekerjaan kita sekalipn kita mencintai pekerjaan tersebut, namun dengan mencintai pekerjaan tersebut kita akan tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk hasil dari pekerjaan kita. Maka jika kita dapat memberikan hasil yang baik, itu tidak hanya berdampak baik pada diri kita sendiri, namun juga pada perusahaan, dan karena perusahaan juga dapat merasakan dampak positifnya, perusahaan bisa saja memberikan timbal balik yang baik terhadap hasil pekerjaan yang kita buat.

November 21, 2009

job enrichment

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 7:11 am

JOB ENRICHMENT

Kepuasan kerja mempunyai peranan penting terhadap prestasi kerja karyawan, ketika seorang karyawan merasakan kepuasan dalam bekerja maka seorang karyawan akan berupaya semaksimal mungkin dengan segenap kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan tugasnya, yang akhirnya akan menghasilkan kinerja dan pencapaian yang baik bagi perusahaan.

Kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap produktivitas organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Ketidakpuasan merupakan titik awal dari masalah-masalah yang muncul dalam organisasi seperti kemangkiran, konflik manager-pekerja dan perputaran karyawan. Dari sisi pekerja, ketidakpuasan dapat menyebabkan menurunnya motivasi, menurunnya moril kerja, dan menurunnya tampilan kerja baik.

Job enrichment adalah memperluas rancangan tugas untuk memberi arti lebih dan memberikan kepuasan kerja dengan cara melibatkan pekerja dengan pekerjaan perencanaan, penyelenggaraan organisasi dan pengawasan pekerjaan sehingga job enrichment bertujuan untuk menambah tanggung jawab dalam pengambilan keputusan, menambah hak otonomi dan wewenang merancang pekerjaan dan memperluas wawasan kerja.

Job enrichment dapat meningkatkan otonomi seseorang dalam mengatur pekerjaannya. Misalnya seorang petugas di dalam melakukan pekerjaannya sebelum diatur oleh suatu prosedur yang ketat, di mana dia tidak di berikan wewenang atau hak untuk memilih metode yang dia anggap paling efektif, untuk memilih bahan-bahan yang di butuhkan, atau untuk mengatur pekerjaannya. Perubahan ini akan memberikan tantangan yang lebih besar bagi dia dan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja dan produktifitasnya.

 

CONTOH :

Di sebuah perusahaan ada seorang kepala bagian marketing. Oleh perusahaan ia akan dinaikan jabatannya sebagai manager marketing di perusahaan tersebut. Sebelum ia naik ke jabatan tersebut, perusahaan meminta agar ia mengambil kuliah untuk mendapatkan gelar S2 dan juga ia diminta agar mengikuti training yang disediakan oleh perusahaan. Hal tersebut berguna untuk menambah wawasan dan kemampuan yang ia miliki, agar kemampuan tersebut dapat digunakan untuk membantu memajukan perusahaan.

Job Range,,

Menunjukan banyaknya jenis  pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang.

Contoh :

Seorang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di suatu universitas ia juga dapat membantu anak-anak  dibawah jenjang pendidikannya untuk mengajar anak –anak tersebut dengan cara membuka tempat les atau tempat untuk belajar.

 

 

 

 

Job Deptn,,

Menunjukan keleluasaan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Contoh :  dokter spesialis,,

Disuatu hotel atau resturan ada seorang koki yang khusus atau memasak masakan cina. Disini ia mempunyai keahlian khusus hanya memasak masakan cina. Ia mendalami pembuatan masakan cina.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MOTIVASI :

Contoh Kasus: Setelah adanya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) besar-besaran, motivasi pekerja di sebuah perusahaan biasanya cukup rendah. Ini bisa jadi disebabkan karena karyawan mempersepsi adanya ketidakadilan, baik dari sudut pandang Equity Theory maupun Procedural Justice. Ketika perusahaan memecat karyawan yang telah memberikan kontribusi berupa kerja keras dan keahlian, karyawan mempersepsi bahwa ketidakadilan telah terjadi.

November 15, 2009

kekuasaan dikehidupan

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 11:52 pm

PENERAPAN UNSUR-UNSUR KEKUASAAN DALAM KEHIDUPAN

 

Pengertian Kekuasaan

Proses mempengaruhi perilaku juga berkaitan dengan Kekuasaan. Kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang mempunyai kekuasaan itu. Manusia memiliki bermacam-macam keinginan dan tujuan yang ingin sekali dicapainya. Untuk itu dia sering merasa perlu untuk memaksakan kemauannya atas orang atau kelompok lain. Kekuasaan menurut Robert M. Maclver adalah kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain, baik secara langsung dengan jalan memberi perintah, maupun secara tidak langsung dengan mempergunakan alat dan cara yang tersedia. Kekuasaan biasanya berbentuk hubungan (relationship), dalam arti bahwa ada satu pihk yang memerintah dan ada pihak lain yang diperintah (the rule and the ruled).

Sumber- sumber Kekuasaan

Setiap manusia sekaligus merupakan subyek dari kekuasaan dan obyek dari kekuasaan. Misalnya, seorang presiden membuat undang-undang (subyek dari kekuasaan), namun disisi lain ia pun harus tunduk kepada undang-undang (objek dari kekuasaan). Sumber kekuasaan terdapat dalam berbagai segi, antara lain :

  1. Kekerasan Fisik (seorang Letnan dapat menghukum bawahannya jika melakukan kesalahan dengan menyuruhnya push – up.)
  2. Kedudukan (seorang pemilik perusahaan dapat memecat pegawainya yang berani menyelewengkan dana perusahaan).
  3. Kekayaan (misalnya,seorang kaya yang terbukti bersalah, berani menyuap jaksa agar dirinya dibebaskan)
  4. Kepercayaan (misalnya,umat beragama percaya pada pemimpin agama mereka (pastor,imam))

Unsur-unsur Kekuasaan

Unsur-unsur kekuasaan terdiri dari beberapa hal, antara lain :

  1. Wewenang : adalah kekuasaan yang resmi, mengandung keabsahan (legitimacy), melalui suatu proses pengangkatan, adanya surat tugas. Keabsahan adalah konsep bahwa kedudukan seseorang atau kelompok penguasa diterima baik oleh masyarakat, karena sesuai dengan azas-azas dan prosedur yang berlaku dan yang dianggap wajar. yang berlaku

Contoh : Seorang asisten laboratorium, menegur muridnya yang menyalahi aturan.

  1. Paksaan : adanya tekanan/ancaman/tuntutan untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkan. Hal ini sesuai dengan teori Obidience, yang definisinya adalah patuh, perilaku seseorang yang disebabkan adanya tuntutan tertentu dari pihak lain (seperti orang tua,kelompok,lingkungan atau instansi pemerintah).

Contoh : Seorang senior karena merasa dirinya harus dihormati mereka menjadi semena – mena kepada juniornya.

  1. Manipulatif : adalah sebuah proses rekayasa dengan melakukan penambahan, pensembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah realitas, kenyataan, fakta-fakta ataupun sejarah yang dilakukan berdasarkan sistem perancangan sebuah tata sistem nilai. Manipulatif erat kaitannya dengan. Cuci Otak (Brain Wash) yang artinya adalah sebuah upaya rekayasa pembentukan ulang tata berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu menjadi sebuah tata nilai baru, praktik ini biasanya merupakan hasil dari tindakan indoktrinasi, dalam psikopolitik diperkenalkan dengan bantuan penggunaan obat-obatan dan sebagainya.

Contoh : perampok, banyak menggunakan metode hipnotis agar korbannya mau memberikan semua apa yang mereka miliki.

  1. Kerjasama : adalah sebuah kata yang sangat sering kita dengar dan sangat akrab di telinga kita. Kata kerjasama adalah gabungan dari kata kerja dan sama, yang berarti bekerja secara bersama-sama dalam mengerjakan sesuatu dan mencapai suatu tujuan. Kerjasama dibentuk karena adanya dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai suatu keinginan atau tujuan yang mereka ingin capai. Manfaat dari kerjasama adalah membuat sutu permasalahan atau pekerjaan lebih mudah.

Contoh : saat mengadakan sebuah acara, pastilah dibentuk panitia acara yang menyelesaikan pelaksanaan acara tersebut.

  1. Upah dan prestasi kerja : seorang karyawan mendapatkan kenaikan gaji karena hasil kerjanya yang sangat baik.

Contoh : Upah dan prestasi kerja : seorang karyawan mendapatkan kenaikan gaji karena hasil kerjanya yang sangat baik.

 

Brigitta_shinta 3 PA 05

teori kekuasaan

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 11:07 pm

PSIKOLOGI MANAJEMEN



  1. 1. Coercive Power (Kuasa Paksaan) adalah kemampuan untuk menghukum atau memperlakukan seseorang yang tidak melakukan permintaan atau perintah. Diperoleh dari salah satu kapasitas untuk membagikan punishment pada mereka yang tidak mematuhi permintaan atau perintah. Kekuasaan ini juga bisa dibilang kekuasaan karena rasa takut oleh seseorang yang memiliki kuasa dalam suatu hal. Karena hal itulah orang-orang yang menjadi bawahan atau pengikutnya, menjadi tunduk dan mau untuk melakukan perintah yang diberikan oleh orang yg berkuasa itu. Karena jika mereka tidak mengikuti apa yang diperintahkan, maka bawahan/pengikutnya tersebut akan mendapatkan sebuah hukuman. Contoh dari Coercive power adalah : misalnya, seorang guru, karena muridnya tidak mengerjakan PR, guru tersebut menghukum muridnya dengan menambahkan tugas yang banyak untuk muridnya.

  1. 2. Insentif Power (Reward Power)

Reward power adalah suatu sikap yang patuh /tunduk yang dicapai berdasarkan kepatuhan/kemampuan untuk memberikan reward (imbalan) agar dipandang orang lain berharga, Seseorang akan patuh terhadap orang lain, jika dijanjikan akan diberikan sebuah imbalan yang sesuai dengan prestasinya. Selain itu reward power juda bisa diartikan kemampuan dalam mengontrol distribusi dalam pemberian reward atau menawarkan pada grup lainnya. Contoh dari Reward Power adalah bisa dalam bentuk : saat seorang anakberhasil mendapat juara kelas sesuai permintaan orang tuanya, ia dibelikan mainan yang sudah dijanjikan oleh ornag tuanya.

  1. 3. Legitimate Power (Kuasa yang sah)

Legitimate power adalah Pemimpin memperoleh hak dari pemegang kekuatan untuk memerlukan dan menuntut ketaatan. Seseorang yang telah memiliki legitimate power, akan menuntut bawahan atau pengikutnya untuk selalu taat pada peraturannya. Karena legitimate power memiliki definisi lain, yaitu kekuatan yang bersumber dari otoritas yang dapat dipertimbangkan hak untuk memerlukan dan pemenuhan perintah. Contoh daro Legitimate Power adalah : seorang poloisi memberhentikan sebuah mobil yang melanggar aturan lalu lintas.

  1. 4. Expert power (Kekuasaan Pakar)

Pengaruh berdasar pada kepercayaan target bahwa pemegang kekuatan memiliki keahlian dan kemampuan yang superior dalam bidangnya. Seseorang yang memang ahli dalam bidangnya, akan mudah untuk menguasai/ mempengaruhi orang lain. Para anggota dalam suatu kelompok, pasti memiliki skill dan kemampuan yang berbeda. Maka dari itulah, suatu kelompok tercipata untuk saling melengkapi kekurangan anggota kelompki lainnya. Namun pada dasarnya, French dan Raven seseorang tidak perlu menjadi ahli untuk mendapatkan kekuatan ahli. Orang tersebut hanya perlu diterima oleh orang lain sebagai seorang yang ahli (Kapolwitz,1978; Littlepage & Mueller,1997). Sebenarnya, seseorang tidak harus memaksakan diri untuk menjadi seseorang yang ahli. Karena, sebenarnya kemampuan apapun yang kita miliki, tidak hanya kita yang menilai, tapi kita pun perlu penilaian dari orang lain. Contoh dari expert power adalah : ketika seseorang menganggap dirinya dirasuki roh halus, maka ia dating ke orang pintar / paranormal untuk disembuhkan, dan orang itu percaya bahwa paranormal tersebut mampu menyembuhkannya.

  1. 5. Referent Power (Kekuasaan Rujukan)

Pengaruh yang didasarkan pada pemilikan sumber daya atau ciri pribadi yang diinginkan oleh seseorang, berkembang dari rasa kagum terhadap orang lain, untuk menjadi seperti orang yang dikaguminya itu, dikarenakan adanya karisma. Selain itu, Referent power juga menjelaskan bagaimana charismatic leader (seberapa tinggi komitmen anggota tersebut pada kelompoknya) mengatur untuk menggunakan banyak kontrol dalam grup mereka. Siapakah anggota yang paling baik, paling disukai, paling dihargai dsb. Contoh dari referent power adalah : ketika seorang anggota kelompok memilih siapa yang pantas untuk menjadi ketua kelompok tersebut, maka orang itu akan memilih orang yang dapat berguna dan memajukan kelompok, hingga para anggotanya salut kepada hasil kerja ketua tersebut.

Brigitta_shinta

3 PA 05

Older Posts »

Blog at WordPress.com.