Brigetteshinta's Blog

December 13, 2010

Teori Iklan

Filed under: Uncategorized — brigetteshinta @ 3:26 pm

IKLAN

Iklan merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kita, terlebih lagi bagi para pelaku dagang. Di dunia perdagangan, iklan digunakan sebagai media untuk memasarkan produk ataupun meyampaikan kepada masyarakat. Dalam bahasa Inggris iklan disebut juga dengan advertisement, sedangkan perusahaan yag bergerak dalam dunia periklanan atau pembuatan iklan disebut advertising.

Iklan dapat diartikan sebagai berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak / orang ramai tentang benda atau jasa yang ditawarkan, atau dijual yag dipasang di media elektronik, maupun media cetak dengan tujuan untuk menarik perhatian dan mendorong atau membujuk pembaca iklan agar memiliki atau memenuhi permintaan pemasang iklan.

Untuk membuat iklan terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi yakni :

1.     Bahasa Iklan

a.    Menggunakan pilihan kata yang tepet, menarik, sopan, dan logis.

b.    Ungkapan atau majas yang digunakan untuk memikat dan sugestif.

c.    Disusun secara sigkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan.

2.    Isi Iklan

a.    Objektif dan jujur

b.    Singkat dan jelas

c.    Tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain

d.    Menarik perhatian banyak orang.

 

Menurut Paul Copley, advertising is by and large seen as an art-the art of persuation- and can be defined as any paid for communication designed to inform and / or persuade. Yaitu dimana iklan adalah sebuah seni dari persuasi dan dapat didefinisikan sebagai desain komunikasi yang dibiayai untuk menginformasikan dan atau membujuk.

Terdapat pula struktur yang diperlukan dalam pembuatan iklan menurut Widyatama, yang secara umum iklan dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu :

1. Headline

Yaitu pembuka untuk menempatkan posisi iklan.

2. Ilustrasi

Ilustrasi berperan sebagai eye catcher yang merupkan elemen berfungsi menarik, mengikat mata pengamat pada titik tertentu, untuk mengamati lebih dalam dan memahami isi dan maksud iklan tersebut. Ilustrasi merupakan terjemahan konsep posisitioning yang tidak mampu dterjemahkan secara verbal.

Model ilustrasi iklan dibagi menjadi dua jenis :

a. Concretizing , yaitu merupakan terjemahan ide secara nyata yang didasarkan ide-ide langsung.

b. Imagery, yaitu visualisasi ide-ide abstrak yang tidak memiliki “perwakilan ” bentuk-bentuk secara langsung yang dilakukan bila secara verbal konsep periklanan sulit untuk diterjemahkan.

3. Bodycopy

Yaitu yang fungsi pada umumnya berisi tentang penjelasan yang lebih rinci terhadap produk yang diiklankan. Bagian bodycopy menjelaskan apa saja mengenai produk yang diiklankan tanpa harus panjang lebar agar penikmat (audiens) penasaran dengan produk tersebut dan akhirnya mencari tahu dan membeli produk tersebut.

Sumber :

id.shvoong.com . Pengertian iklan.

 

Widyatama, Rendra. (2005). Pengantar Periklanan. Jakarta : Buana Pustaka Indonesia.

 

www.iklansiapa.com. Artikel definisi iklan.

 

 

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: